PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA SEPEDA DI KAMPUNG WISATA DEWA BRONTO KECAMATAN BRONTOKUSUMAN YOGYAKARTA

Authors

  • Sita Yuliastuti Amijaya
  • Rimal Junior Oys Dimu

DOI:

https://doi.org/10.21460/sendimasvi2021.v6i1.23

Keywords:

destinasi sepeda, Kampung Wisata Dewa BrontoKota Yogyakarta, perencanaan dan perancangan, sepeda wisata

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memunculkan aktivitas baru di kalangan masyarakat. Di beberapa daerah, bersepeda menjadi tren baru yang sangat populer di kalangan masyarakat, baik dilakukan dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Aktivitas bersepeda bagi warga di Kota Yogyakarta bukanlah sesuatu yang baru. Namun, konsep jalur sepeda alternatif yang dirancang oleh Dinas Pariwisata merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat, terutama yang wilayahnya dilalui jalur sepeda. Kampung Wisata Dewa Bronto di Kecamatan Brontokusuman merupakan salah satu Kampung Wisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata di Yogyakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi terkait pengembangan RTH Kampung Karanganyar. Sebagai spot destinasi di Kampung Wisata Dewa Bronto, RTH Karanganyar juga menjadi salah satu destinasi sepeda di Rute 5 Sepeda Wisata Kota Yogyakarta. Strategi kegiatan yang dilakukan adalah melakukan wawancara pendahuluan dengan pengelola kampung wisata, pengumpulan informasi melalui kuisioner kepada perangkat desa, melakukan FGD dengan pengelola Rute Sepeda Wisata, pengelola Kampung Wisata dengan Dinas Pariwisata, melakukan survei lapangan, dan usulan rancangan. Hasil kegiatan pengabdian ini berupa rekomendasi pengembangan fisik ruang publik Desa Karanganyar, sehingga arah pengembangan wisata di kampung tersebut dapat sejalan dengan kegiatan wisata alternatif bersepeda yang juga dicanangkan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Perencanaan dan perancangan ini disesuaikan dengan potensi lokasi, meliputi penataan tata letak taman/RTH, pengaturan lokasi parkir sepeda, kuliner, dan penambahan ruang yang dapat difungsikan untuk kegiatan budaya.

References

Y. Kristiana and S. Theodora, “Strategi Upaya Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Agrowisata,” Jurnal Ilmiah Widya, vol. 3, no. 3, pp. 1-7, 2016.

F. Küster, “Practitioner Briefing: Cycling. Supporting and Encouraging Cycling in Sustainable Urban Mobility,” European Platform on Sustainable Urban Mobility Plans, Brussels, 2019.

A. Aubin, F. Chichester and S. Kantesaria, “Resources for Cycling-Interested Tourists in Copenhagen,” Worcester Polytechnic Institute, Copenhagen, 2011.

D. Aquarita, A. Rosyidie and W. D. Pratiwi, “Potensi Pengembangan Wisata Sepeda di Kota Bandung,” Jurnal Pengembangan Kota, vol. Volume 4, no. No. 1, pp. 14-20, 2016.

F. Aschauer, L. Hartwig, M. Michael, W. Unbehauen, J. Gauster, R. Klenschitz and P. & Pfaffenbichler, “Ecotourism Planning: Guidelines for Sustainable Bicycle Tourism.,” Institute for Transport Studies University of Natural Resources and Life Sciences, Vienna, 2019.

J. H. Nilsson, “Urban Bicycle Tourism: Path Dependencies in Greater Copenhagen,” Journal of Sustainable, pp. 1-15, 2019.

A. Nugroho, “Jogja Lebih Bike, Upaya Perbaiki Kualitas Udara Jogja,” UGM, 18 February 2021. [Online]. Available: https://www.ugm.ac.id/id/berita/20777-jogja-lebih-bike-upaya-perbaiki-kualitas-udara-jogja. [Accessed 2 August 2021].

A. Ramadhan, “Jogja Lebih Bike, Kampanye untuk Tekan Polusi Udara di Kota Yogyakarta,” Tribunnews, 18 February 2021. [Online]. Available: https://jogja.tribunnews.com/2021/02/18/jogja-lebih-bike-kampanye-untuk-tekan-polusi-udara-di-kota-yogyakarta?page=3. [Accessed 21 August 2021].

Walikota Yogyakarta, “Surat Edaran Nomor 556/16320/SE/2020. Pemasaran dan Pemaketan,” Walikota Yogyakarta, Yogyakarta, 2020.

Adminwarta, “Pemkot Yogya Kembangkan Jalur Sepeda Wisata 'Monalisa',” Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta, 12 April 2021. [Online]. Available: https://warta.jogjakota.go.id/detail/index/14665. [Accessed 2 August 2021].

S. Ari, “Unduh Aplikasi JSS, untuk Memperoleh Informasi Rute Gowes Bertema Unik,” Tribun Jogja, 22 February 2021. [Online]. Available: https://tribunjogjawiki.tribunnews.com/amp/2021/02/22/unduh-aplikasi-jss-untuk-memperoleh-informasi-rute-gowes-bertema-unik?page=2. [Accessed 12 August 2021].

H. Y. Suprobo, “Jogjapolitan Harian Jogja. Diambil kembali dari Pemkot Jogja Luncurkan Rute,” Harian Jogja, 25 September 2020. [Online]. Available: https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2020/09/25/510/1050876/pemkot-jogja-luncurkan-rutewisata-sepeda. [Accessed 8 August 2021].

Admin, “Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta,” 17 Kampung Wisata Kota Yogyakarta, 8 September 2020. [Online]. Available: https://pariwisata.jogjakota.go.id/detail/index/582. [Accessed 4 August 2021].

Admin, “Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta,” Kampung Wisata Dewo Bronto, 12 October 2020. [Online]. Available: https://pariwisata.jogjakota.go.id/detail/index/617. [Accessed 6 August 2021].

A. Widiyati and D. Bengen, “Kajian Aspek Keberlanjutan pada Pengelolaan Perikanan Budidaya Keramba,” Akuakultur, vol. 7, no. 1, pp. 121-129, 2012.

Downloads

Published

31-01-2022

How to Cite

[1]
Sita Yuliastuti Amijaya and Rimal Junior Oys Dimu 2022. PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA SEPEDA DI KAMPUNG WISATA DEWA BRONTO KECAMATAN BRONTOKUSUMAN YOGYAKARTA. Sendimas 2021 - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat . 6, 1 (Jan. 2022), 401–407. DOI:https://doi.org/10.21460/sendimasvi2021.v6i1.23.